Sabtu, 03 Februari 2024

PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO INDONESIA KABUPATEN JEMBER - JAWA TIMUR

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) berdiri sejak 1 Januari 1911 dengan nama Besoekisch Proefstation dan telah lebih dari satu abad berperan aktif dalam penelitian dan pengembangan kopi dan kakao di Indonesia. Puslitkoka memperoleh mandat untuk melakukan penelitian dan pengembangan komoditas kopi dan kakao secara nasional melalui Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 786/Kpts/Org/9/1981 tanggal 20 Oktober 1981.

 

Salah satu kebun penelitian Puslitkoka ada di desa Kaliwining Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember yang berjarak sekitar 22 km barat daya pusat kota Jember.






PELABUHAN PENYEBERANGAN KETAPANG KABUPATEN BANYUWANGI - JAWA TIMUR

Pelabuhan Ketapang adalah sebuah pelabuhan feri di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali via perhubungan laut (Selat Bali). Lokasinya berada sekitar 12 km utara pusat kota Banyuwangi. Pelabuhan ini dapat dicapai dengan melewati Jalan Gatot Subroto Banyuwangi. Pelabuhan Ketapang berada dalam naungan dan pengelolaan dari ASDP Indonesia Ferry. Pelabuhan ini dipilih para wisatawan yang ingin menuju Pulau Bali menggunakan jalur darat. Setiap harinya, ratusan perjalanan kapal feri melayani arus penumpang dan kendaraan dari dan ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk di Bali.



Rata-rata durasi perjalanan yang diperlukan antara Ketapang - Gilimanuk atau sebaliknya dengan feri ini adalah sekitar 1 jam. Pelabukan Ketapang ini juga melayani pelayaran dari Ketapang ke Pelabuhan Lembar Lombok.



PUNDEN TUTUP KOTA BATU - JAWA TIMUR

Asal usul nama Dusun Tutup (Desa Torongrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu) diambil dari sebuah pohon yang dahulu banyak tumbuh di daerah ini. Pohon tutup sendiri sudah hampir punah, hanya tinggal satu dua yang tersisa. Sedangkan yang membuka Dusun Tutup adalah salah satu seorang prajurit Pangeran Diponegoro bernama Mbah Iro, beliau datang sekitar abad ke 18 dan mendirikan padepokan sebagai tempat sekaligus sebagai tempat murid mencari ilmu, sehingga daerah ini dan sekitarnya sampai sekarang terkenal sebagai daerah Ndhempok.

 

Sedangkan untuk nama Desa Torongrejo terdapat dua versi dari mana nama tersebut diambil. Versi pertama mengatakan bahwa nama Torongrejo berasal dari kota Torong yang berarti nama pohon torong yang dahulu banyak tumbuh di daerah ini, dan kata rejo yang berarti ramai. Versi dua juga diambil dari kata Torong yang berarti sumber air (mata air) karena di daerah ini banyak mata air dan rejo juga berarti ramai.

Islam masuk ke Torongrejo diperkirakan pada abad ke 18, dibawa oleh seorang tokoh agama yang bernama Kyai Syarif. Perjuangan Kyai Syarif dalam menyebarkan Islam pada saat itu sangat berat, karena pada saat itu penduduk sekitar sangat fanatik dalam memeluk agama lama yaitu Hindu. Begitu lama beliau bergaul dengan seluruh warga namun tidak membawa hasil, hanya makian dan cemoohan yang beliau dapat, namun dengan sabar beliau menjalankan misinya sambil berdo’a memohon pertolongan kepada Allah. Sampai pada saat yang ditentukan oleh Allah, terjadi peristiwa besar yaitu kebakaran hebat yang memusnakan seluruh rumah yang ada di wilayah sekitar tempat tinggal Kyai Syarif. Pada waktu itu rumah masih terbuat dari kayu atau bambu yang beratapkan ilalang. Atas izin Allah, rumah Kyai Syarif selamat dari kebakaran tersebut dan merupakan satu-satunya rumah yang tidak terbakar. Sejak saat itu Kyai Syarif mulai mendapat simpati dari warga, Beliau dianggap sebagai orang “linuwih“.  Perlahan penduduk mulai memeluk agama Islam walaupun sekedar membaca syahadat. Demikian pengaruh Kyai Syarif mulai menyebar ke luar desa, sehingga beliau dipercaya sebagai pemimpin agama di wilayah Torongrejo dan sekitarnya. Peninggalan Kyai Syarif  adalah berupa Al Qur’an kuno tulisan tangan yang sampai sekarang masih disimpan oleh salah satu keturunan beliau.

 

Kamis, 01 Februari 2024

MONUMEN BAJRA SANDHI KOTA DENPASAR - BALI

Monumen Bajra Sandhi atau Monumen Perjuangan Rakyat Bali untuk memberi hormat pada para pahlawan sekaligus merupakan lambang persemaian pelestarian jiwa perjuangan rakyat Bali dari generasi ke generasi dan dari zaman ke zaman serta lambang semangat untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari 17 anak tangga yang ada di pintu utama, 8 buah tiang agung di dalam gedung monumen, dan monumen yang menjulang setinggi 45 meter. Lokasi monumen ini terletak di depan Kantor Gubernur Kepala Daerah Provinsi Bali yang juga di depan gedung DPRD Provinsi Bali Niti Mandala Renon persisnya di lapangan Puputan Renon.




PASAR SENI SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR - BALI

Pasar Seni Sukawati merupakan pasar seni yang terletak di Sukawati Kabupaten Gianyar, Bali yang berjarak sekitar 17 km timur pusat kota Denpasar. Pasar ini menjual berbagai kerajinan seni khas Bali seperti sandal manik-manik, pakaian, tas, lukisan, dan lain - lain. Pasar ini berdiri sekitar tahun 1980an dan dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 WITA.

 


PANTAI SANUR KOTA DENPASAR - BALI

Pantai Sanur adalah salah satu pantai wisata yang ada di pulau Bali. Pantai ini terletak persis di sebelah timur kota Denpasar, Bali. Sanur berada di Kotamadya Denpasar. Karena memiliki ombak yang cukup tenang, maka pantai Sanur tidak bisa dipakai untuk selancar layaknya Pantai Kuta. Tak jauh dari Pantai Sanur terdapat juga lokasi wisata selam dan snorkeling. Lokasi selam ini dapat digunakan oleh para penyelam dari semua tingkatan keahlian. Pantai Sanur juga dikenal sebagai sunrise beach (pantai untuk melihat matahari terbit), berlawanan dengan Pantai Kuta yang lebih dikenal dengan pemandangan matahari tenggelam.

Saat ini, sepanjang kawasan wisata Pantai Sanur sudah dilengkapi dengan penunjang wisata berupa hotel, restoran, kafe, dan art shop. Selain itu, sepanjang garis pantai juga dibangun semacam area pejalan kaki yang sering kali digunakan sebagai jalur jogging oleh wisatawan ataupun masyarakat lokal. Jalur ini terbentang ke arah selatan melewati Pantai Sindu, Pantai Karang hingga Semawang sehingga wisatawan bisa berolahraga sekaligus melihat pemandangan pantai.

Melihat dari sejarah Sanur yang kerap kali dikunjungi oleh para wisatawan Eropa, beberapa restoran dan butik di daerah itu juga mengangkat gaya atau nuansa Eropa. Salah satunya adalah Massimo, sebuah restoran dan gelateria Italia yang sudah lama di Sanur. Juga mengambil tema Italia, BIASA adalah label baju asal Bali yang didirikan oleh Susanna Perini, kolektor seni yang bertempat tinggal di Bali. Banyak ragam bisnis lainnya di Sanur yang memadukan gaya Eropa dengan menggunakan bahan-bahan atau kerajinan setempat. 


PESANTREN SALAFIYAH SAFI'IYAH SUKOREJO KABUPATEN SITUBONDO - JAWA TIMUR

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Kabupaten Situbondo adalah salah satu pesantren terbesar di Jawa Timur. Pesantren ini didirikan oleh Kyai Syamsul Arifin pada tahun 1908. Pesantren ini berjarak 34 KM (50 menit) dari arah Kabupaten Situbondo dan 55 KM (1 jam, 13 menit) dari pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Selain pengajaran ilmu-ilmu kitab-kitab klasik, pada tahun 1978 dibuka Sekolah Menengah Pertama, Institut Agama Islam Ibrahimy (sekarang Universitas Ibrahimy) tahun 1968 dan membuka Ma’had Aly pada tahun 1990 sebagai ikhtiar mengatasi kelangkaan ahli Fiqh. Pada tanggal 18-20 Desembee 2018, pondok pesantren ini mencatatkan sejarah untuk kali pertama menjadi tuan rumah penyelenggaraan Muktamar Sastra yang dibuka oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Syaifuddin

 

Sejarah Pesantren Salafiyah Safi'iyah Sukorejo Kabupaten Situbondo dimulai ketika Kyai Syamsul Arifin bersama putranya, As’ad dan beberapa orang santri yang menyertai dari Madura, pada tahun 1328 H / 1908 M, membabat dan merambah hutan dusun Sukorejo desa Sumberejo kecamatan Banyuputih kabupaten Situbondo untuk didirikan sebuah pesantren dan perkampungan. Sejak tahun 1914, pesantren berkembang bersamaan dengan datangnya para santri dari wilayah sekitar Karesidenan Besuki. Tahun itu pula kemudian ditetapkan sebagai tahun berdirinya Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah.

Pada masa perjuangan kemerdekaan, Pesantren Sukorejo tidak hanya menjadi pusat belajar, tapi juga sebagai pusat perjuangan kemerdekaan. Para pejuang banyak ditampung di pesantren, sekaligus sebagai markas penyusunan strategi melawan penjajah. Hal ini dikukuhkan dengan penobatan KHR. As'ad Syamsul Arifin dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional. Proses pembelajaran pada masa awal pesantren dilaksanakan melalui sistem sorogan dan bandongan, hingga kemudian Kiai As’ad pada tahun 1928 memperkenalkan dan mengembangkan sistem pembelajaran klasikal dengan didirikannya berbagai lembaga pendidikan, seperti Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah, SD, SLTP, SLTA sampai perguruan tinggi.

Jumat, 26 Januari 2024

MUSEUM NEGERI SONOBUDOYO KOTA YOGYAKARTA - D.I. YOGYAKARTA

Museum Negeri Sonobudoyo merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah pada Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, mempunyai fungsi pengelolaan benda museum yang memiliki nilai budaya ilmiah, meliputi koleksi pengembangan dan bimbingan edukatif kultural. Sedangkan tugasnya adalah mengumpulkan, merawat, pengawetan, melaksanakan penelitian, pelayanan pustaka, bimbingan edukatif kultural serta penyajian benda koleksi Museum Negeri Sonobudoyo.

 

Museum Sonobudoyo yang berlokasi di pusat kota berada dalam lokasi yang strategis, berada dalam lingkungan Pusat Budaya Yogyakarta yang banyak mendapatkan perhatian dari berbagai pihak baik dari dalam maupun luar negeri. Bangunan Museum Sonobudoyo merupakan rumah joglo dengan arsitektur masjid keraton kesepuhan Cirebon. Didesain oleh Ir. Th. Karsten.

 
Keberadaan museum erat hubungannya dengan sebuah yayasan masa Kolonial Java Institut dibidang kebudayaan Jawa, Madura, Bali, dan Lombok sebagai pencetus berdirinya Museum Sonobudoyo, yang diresmikan pada tanggal 6 November 1935, oleh Sri Sultan Hamengku Buwono VIII dengan ditandai Candrasengkala “Kayu Winayang Ing Brahmana Budha”.
 
 
Museum Sonobudoyo sebagai museum provinsi kedepannya diharapkan akan menjadi gambaran dari fungsi museum dalam hal pelayanan dan optimalisasi fungsi, dengan melihat potensi yang dimiliki, sehingga akan mempunyai prospek dan peluang untuk lebih dikembangkan dan ditingkatkan, dalam rangka menghadapi persaingan baik pada level Nasional maupun Internasional.
 

Alamat :

Museum Sononbudoyo Unit 1 (Gedung Pamer) : Jl. Pangurakan No.6, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122

Museum Sonobudoyo Unit 2 (Kantor) : Jl. Wijilan No.27D, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55131

MUSEUM SASMITALOKA PANGLIMA BESAR JENDERAL SOEDIRMAN KOTA YOGYAKARTA - D.I. YOGYAKARTA

Dalam Bahasa Jawa, Sasmitaloka memiliki arti tempat untuk mengingat dan mengenang. Museum yang berada di bawah pengelolaan TNI Angkatan Darat ini memang didirikan dengan tujuan mengenang jasa dan pengabdian Jendral Sudirman.

Museum Sasmitaloka menempati sebuah gedung yang dibangun pada masa pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1890. Mengalami berbagai peralihan fungsi, gedung ini pernah menjadi kediaman dinas resmi Jendral Sudirman dan Keluarga sejak 18 Desember 1945 sampai 19 Desember 1948, saat beliau menjadi panglima tertinggi TKR (Tentara Keamanan Rakyat). Pada tanggal 17 Juni 1968, sempat dipakai untuk Museum Pusat Angkatan Darat, sebelum akhirnya diresmikan sebagai Museum Sasmitaloka Panglima Besar (Pangsar) Jendral Sudirman pada tanggal 30 Agustus 1982. 
Koleksi yang dimiliki Museum Sasmitaloka diantaranya berupa patung-patung buste Jendral Sudirman, koleksi persenjataan dan berbagai piagam penghargaan, peralatan dan seragam yang sehari-hari digunakan pada saat bertugas, termasuk replica tandu yang dipergunakan saat Perang Gerilya.
Museum Sasmitaloka juga memiliki panel-panel diorama yang menceritakan perjalan Jendral Sudirman saat melakukan perang Gerilya, juga diorama saat beliau menjalani perawatan di Rumah Sakit Panti Rapih. Beberapa koleksi dokumentasi terdiri atas foto berbagai momen dalam perjalanan karir Jendral Sudirman, artikel yang dimuat dimedia massa juga kumpulan surat surat dari kolega dan sahabat. Beberapa surat merupakan surat khusus ungkapan bela sungkawa atas wafatnya beliau pada 29 Januari 1950 di Rumah Peristirahatan Tentara Badakan, Magelang.

Alamat : Jl. Bintaran Wetan no. 3 Yogyakarta

Kamis, 25 Januari 2024

BUKIT NIRWANA PUJON KABUPATEN MALANG - JAWA TIMUR

Bukit Nirwana berlokasi di desa Pujon Kidul kecamatan Pujon Kabupaten Malang Jawa Timur sekitar 28 km barat kota Malang. Lokasinya tidak jauh dari Cafe Sawah yang juga di Pujon Kidul.

 
Daya tarik yang bisa dijelajah di Bukit Nirwana diantaranya tempat berkemah, spot-spot yang menarik, penerangan yang estetik, dan lain-lain. Sejumlah gunung yang mengelilingi Bukit Nirwana diantaranya gunung Panderman, gunung Kawi, gunung Butak, dan gunung Arjuno.
 

TAMAN PANDAN WILIS KABUPATEN NGANJUK - JAWA TIMUR

Tempat wisata Taman Pandan Wilis di Nganjuk, Jawa Timur biasanya sering dijadikan sebagai salah satu spot untuk berolahraga saat pagi hari oleh masyarakat sekitar. Untuk mengakses ke tempat wisata ini cukup mudah dan sangat terjangkau bagi para pengunjungnya mengingat lokasinya Tamannya yang cukup strategis dan berada di pinggir jalan. 


 Belum lagi tempat wisata ini juga telah menyediakan area lahan parkir kendaraan yang cukup luas baik untuk kendaraan roda empat mobil maupun kendaraan roda dua motor. Apalagi suasana udaranya yang ditawarkan dari tempat wisata ini masih sangat adem, segar dan juga sangat asri. Itu karena masih dikelilingi oleh rerimbunan pepohonan yang masih sangat rindang sehingga membuat para pengunjungnya betah berlama-lama di sini.

Rabu, 24 Januari 2024

CIHAMPELAS WALK KOTA BANDUNG - JAWA BARAT

Kehadiran Cihampelas Walk (CiWalk) di tengah-tengah kota Bandung, mal dengan konsep baru, menawarkan sesuatu yang berbeda dari mal lain di Indonesia. Nuansa berbeda dari mal - mal yang lain akan terasa mulai dari gerbang kita masuk Cihampelas Walk hingga ke bagian dalam. 
 

Cihampelas Walk adalah pusat perbelanjaan dengan suasana yang berbeda, karena mal ini didirikan di tengah-tengah area terbuka (open air), sehingga merupakan perpaduan antara bangunan perbelanjaan modern dengan suasana alam yang indah dan menyegarkan. Cihampelas Walk didirikan di atas lahan seluas kurang lebih 3,5 hektar, dengan kontur yang agak kasar. Dari suatu daerah sekitar itu, hanya sepertiga dari total area yang digunakan untuk membangun toko, sementara 2/3 lainnya atau sebagian besar area digunakan untuk tempat parkir dan sisanya ditumbuhi pohon-pohon yang sudah berusia puluhan tahun, dan beberapa baru tanaman kami tambahkan untuk melengkapi dan membuat suasana di dalam mal seperti kota yang berbeda. 
Cihampelas Walk di area perbelanjaan fashion (tepat di pusat toko jeans) jalan-jalan Cihampelas Bandung yang telah lama terkenal sebagai tujuan wisata baik lokal maupun luar negeri. Dari Cihampelas Walk, suasana hiruk pikuk yang memadukan jalan Cihampelas antara deretan pertokoan dan kemacetan kendaraan, tidak akan terasa. Di daerah yang berbeda, cantik dan bersih pengunjung ini akan lebih nyaman untuk berbelanja. 
 

CiWalk atau Ciwalk Cihampelas telah ditransformasikan tidak hanya sebagai tempat berbelanja (ritel) atau tempat makan (restoran dan food court), tetapi juga sebagai tempat Hiburan yang nyaman. Kesegaran udara dan suasana yang indah serta didukung oleh tata ruang yang apik telah membuat pengunjung Cihampelas Walk ramai baik dari lokal maupun dari luar Bandung. Sebagai salah satu ikon pariwisata, Cihampelas Walk juga membantu menjadikan Kota Bandung sebagai Kota Wisata. 

Sebagai tempat wisata, Cihampelas Walk didirikan dengan menggabungkan bangunan mal tiga lantai yang dilengkapi dengan bangunan lain di sekitarnya, dihubungkan oleh area pejalan kaki untuk pejalan kaki dan juga taman-taman yang indah dan menarik. Bangunan mal yang dibuka sejak 11 Juni 2004, memiliki gaya modern. Ini bisa dilihat dari bangunan fisik dengan permainan warna-warna nan cerah. Selain mal bangunan utama berlantai tiga, di Cihampelas Walk juga terdapat gedung yang terletak di sebelah kiri dan kanan gedung utama yang terbagi menjadi dua area, area kanan atau yang lebih dikenal dengan Young Street terdiri dari toko dan toko-toko untuk anak kecil, sementara daerah kiri atau kebih dikenal lebih mengarah ke Broadway yang lebih dewasa. Blok bangunan meliputi 150 toko, yang terdiri dari mode, kafe, restoran, foodcourt, bioskop, game, dan taman bermain. 


 

 

 

Selasa, 23 Januari 2024

ALUN-ALUN KOTA MAGELANG - JAWA TENGAH

Alun-alun kota Magelang berada di tengah-tengah kota Magelang, tepatnya di Kelurahan Kemirirejo. Layaknya  alun-alun kota lainnya, wisata tengah kota ini berupa green area dengan dukungan fasilitas-fasilitas penunjang. Di sekitar alun-alun ini, terlihat juga ada beberapa gedung perkantoran seperti kantor pos besar, kantor polisi, dan masjid agung. Kemudian di bagian pusat alun-alun ada area taman yang terawat dengan baik. Taman ini berisi rerumputan hijau yang terawat dengan baik oleh petugas.

 


Area taman Alun-alun kota Magelang semakin cantik dengan adanya pedestrian yang dibuat melingkar mengelilingi area taman. Pedestrian ini seringnya menjadi jogging track oleh warga setempat yang ingin berolahraga santai. Jogging di sini pun terasa lebih nyaman dan tidak panas berkat deretan pohon yang tumbuh di tepian. Pepohonan ini juga pasti membuat area alun-alun terlihat rindang, suasana sejuk pasti sangat terasa. Dan yang paling mencuri perhatian adalah adanya sebuah pohon yang berada tepat di tengah alun-alun. Anda tentu ingat dengan dua pohon beringin sakral di tengah Alun-Alun Kidul Yogyakarta? Nah, hampir mirip, bukan?

 

Minggu, 21 Januari 2024

COBAN SADANG ALAS PUJON KABUPATEN MALANG - JAWA TIMUR

Coban Sadang Alas Pujon terletak di desa Bendosari kecamatan Pujon Kabupaten Lanag, Jawa Timur. Lokasinya strategis di pinggir jalan raya Malang - Kediri/Jombang. 

Yang menjadi daya tarik Coban Sadang Alas Pujon adalah mempertahankan vegetasi tumbuhan dan ekosistem yang ada tanpa merusaknya. Pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan diantaranya menjelajah alam, berfoto, dan lain-lain. 



Coban Sadang Alas Pujon berlokasi di Desa Bendosari, Pujon, Kabupaten Malang. Lokasinya persis di pinggir jalan utama yang menghubungkan antara Malang dan Kediri.

Sumber Artikel berjudul "Menikmati Keindahan Coban Sadang Alas Pujon Malang yang Masih Alami, Sejuk dan Banyak Spot Foto Instagramable", selengkapnya dengan link: https://zonasurabayaraya.pikiran-rakyat.com/wisata/pr-1856918738/menikmati-keindahan-coban-sadang-alas-pujon-malang-yang-masih-alami-sejuk-dan-banyak-spot-foto-instagramable

CANDI BARONG KABUPATEN SLEMAN - D.I. YOGYAKARTA

Candi Barong terletak di Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Secara geografis, Candi Barong terletak di suatu perbukitan kapur, sawah tadah hujan dan tanah yang relatif kurang subur, dengan ketinggian 199,27 m dpl dan pada koordinat 110º 2’ 343” BT dan 7º 46’ 16” LS. Penamaan Candi Barong oleh penduduk setempat berkaitan erat dengan adanya hiasan kala pada masing-masing sisi tubuh candi. Hiasan semacam ini menyerupai gambaran barongan.


  Sejarah berdirinya Candi Barong tidak diketahui dengan pasti dikarenakan sampai saat ini belum dapat ditemukan sumber otentik berupa prasasti yang menyebutnya. Maka para ahli arkeologi untuk sementara menyatakan Candi Barong didirikan antara abad IX – X M atau akhir masa klasik Jawa Tengah. Pernyataan tersebut didasarkan pada tata letak, langgam, dan ornamen bangunan utama. 


      Tata letak Candi Barong berteras roboh ke belakang membujur arah timur- barat, dan bangunan utamanya berada di bagian paling tinggi. Tata letak candi dari masa klasik Jawa Tengah, pada umumnya mempunyai tata letak memusat, yaitu bangunan utama berada di tengah kompleks. Namun pada candi Barong bagian inti berada di belakang. Selain itu, langgam atau gaya profil bangunan lebih sederhana, sedangkan ornamen yang menghias bangunan tidak rumit.

 

Senin, 15 Januari 2024

BENDUNG KAMIJORO KABUPATEN BANTUL DAN KABUPATEN KULONPROGO - D.I. YOGYAKARTA

Bendung Kamijoro adalah bendungan yang menahan aliran sungai Progo dan mengalirkan sebagian airnya untuk pengairan areal persawahan. Tapi Bendungan Kamijoro bukan sembarang bendungan, di atas bendungan ini terbentang jembatan sepanjang 161 meter dengan lebar 3 meter. Jembatan Bendungan Kamijoro menghubungkan Bantul dan Kulon Progo tepatnya di Dusun Plambongan, Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul dengan Dusun Kaliwiru, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Kulon Progo. Tanpa jembatan itu, orang harus memutar sangat jauh. Jembatan ini menjadi landscape baru untuk Bantul dan Kulon Progo. Bentuknya mirip jembatan Ampera di Palembang, lengkap dengan tiang yang menjulang tinggi dan hiasan tali-tali baja yang seolah menyangga beban jembatan. Bendungan ini jadi salah satu daya tarik wisata sekaligus mampu menggerakkan ekonomi mikro masyarakat di sekitarnya. Karena banyak yang berkunjung ke sana, masyarakat setempat memanfaatkan kesempatan itu untuk berjualan aneka jajanan dan makanan. Bendungan Kamijoro diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada akhir 2019 lalu dan hingga kini jadi salah satu magnet wisata di Kulon Progo dan Bantul.


Selain jembatan yang cantik, ada juga Taman Bendungan Kamijoro yang bisa jadi pilihan tempat untuk bersantai, duduk dan menikmati hembusan angin bendungan yang semilir. Taman ini berada di sisi barat atau masuk wilayah Kulon Progo terdapat taman. Dari sini kita bisa berfoto dengan background jembatan sekaligus bendungan yang megah. Sedang di sisi timur atau masuk wilayah Bantul terdapat sebuah sistem pengairan yang tertata canggih dan modern. Terdapat beberapa pintu-pintu air dengan kontrol elektrik. Di area taman, terdapat plaza yang besar untuk berfoto-foto, bersantai, ataupun berkumpul mengadakan kegiatan massal. Salah satu spot foto yang jadi favorit pengunjung adalah di bagian undakan tertinggi plaza dengan latar belakang tulisan “Bendungan Kamijoro.” Jika kamu ingin berkunjung ke sini membawa keluarga tak perlu khawatir, Bendungan Kamijoro sangat ramah keluarga. Tak jauh dari taman, terdapat aneka mainan anak-anak seperti ayunan, jungkat-jungkit, hingga papan luncur. Taman juga dikemas sebagai wisata edukasi bagi keluarga dengan ditanam banyak jenis buah-buahan seperti durian, kelengkeng, sawo, hingga jambu kristal. Area taman sudah dibangun untuk pedestrian sehingga sangat nyaman untuk berjalan kaki.


Kamu bisa berkunjung ke Bendungan Kamijoro setiap hari, waktu yang pas untuk berkunjung ke sini adalah di pagi atau sore hari. Di siang hari sinar matahari akan menyengat dan suasana begitu panas. Untuk bisa menikmati suasana menyenangkan di sini kamu tidak perlu membayar biaya tiket masuk alias gratis. Hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp 2000 untuk sepeda motor, dan Rp 5000 untuk mobil.


Fasilitas yang disediakan di Bendungan Kamijoro sudah sangat lengkap. Di sana terdapat toilet, mushola, kantong parkir, dan warung makan dengan berbagai menu seperti pecel hingga mie lethek. Di sekitar taman juga terdapat pedagang asongan yang menjual aneka jajanan tradisional Jawa seperti arem-arem, serabi, hingga kacang rebus. Jika kamu hendak berkunjung ke sana jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan, ya!


HILL HOUSE KOTA BATU - JAWA TIMUR

Hill House Batu adalah salah satu restoran yang mengusung tema anak muda dengan sejuknya udara di Kota Batu. Di sini, suhunya bisa mencapai di bawah 14 derajat Celsius dengan ketinggian sekitar 1.000 mdpl. Berlokasi di Jalan Mawar, Kota Batu, Jawa Timur, Hill House Batu menyuguhkan pemandangan alam indah untuk setiap pengunjungnya.


 Lokasinya yang berada di depan Kantor Pertahanan Kota Batu bisa dibilang cukup strategis. Akses jalan untuk bisa sampai ke sini pun terbilang mudah. Pengunjung bisa datang dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum.


 Tampilan Hill House Batu pun menarik. Desain yang dipilih terlihat seperti restoran-restoran di Seminyak, Bali. Dinding restoran dibuat sangat estetik dengan perpaduan batu dan kayu. Tentunya, banyak spot foto yang bisa kamu manfaatkan juga.


MONUMEN PERJUANGAN TNI AU KABUPATEN BANTUL - D.I. YOGYAKARTA

Monumen Perjuangan TNI AU diresmikan pada 27 Juli 2000. Di dalam areal cungkup seluas 40 m2 terdapat makam Marsda TNI (Anumerta) Adisutjipto dan  makam Marsda TNI (Anumerta) Abdulrachman Saleh. Renovasi dilakukan pada seluruh bangunan serta dilengkapi fasilitas pendukung yang memadai, seperti tempat upacara seluas 660 m2, pagar teralis besi, gapura, pembuatan pringgitan/pendopo seluas 85 m2, plaza seluas 220 m2, areal parkir seluas 1.000 m2, kamar jaga seluas 220 m2, dan kamar mandi/ruang tunggu sopir seluas 48 m2 .

Tugu monumen terbuat dari bahan cor setinggi 7 m, dengan batang tubuh segi enam kerucut ditopang lapik segi empat bersusun dua mengecil. Pada puncak tugu terdapat seekor burung garuda yang merentangkan sayapnya dan dibuat dari tembaga setinggi 1,5 m. Tugu berada dalam areal pagar teralis besi, dan pada bagian belakangnya terdapat dinding yang bereliefkan rangkaian peristiwa sejarah Hari Bakti TNI AU 29 Juli 1947.


Di monumen ini dilengkapi relief dan display foto-foto yang menggambarkan tahap-tahap peristiwa Hari Bakti, sejak dilakukannya briefing sebelum penyerangan kubu Belanda di Salatiga, Semarang, dan Ambarawa, penerbangan penyerangan udara sampai ditembaknya pesawat Dakota VT-CLA dan jatuh di Ngoto.


 

Sabtu, 13 Januari 2024

BAKSO KLENGER AMBULU KABUPATEN JEMBER - JAWA TIMUR

Bakso Klenger Ambulu merupakan salah satu destinasi wisata kuliner yang sangat terkenal di kota Jember, tepatnya berada di Jember bagian selatan.

Lokasi Bakso Klenger Ambulu tepatnya ada di Jl. Kota Blater No.Km 3, Watukebo, Andongsari, Kec. Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68172.


 Keunikan Bakso Klenger Ambulu ini terletak pada ukurannya yang jumbo, tak tanggung-tanggung yang terbesar bahkan bisa seukuran bola basket!

Untuk harga baksonya bervariasi, mulaai dari Rp 15 ribu untuk bakso biasa hingga yang termahal mencapai Rp 500 ribu untuk bakso jumbo seberat 5kg.

JEMBATAN KABANARAN KABUPATEN BANTUL DAN KABUPATEN KULONPROGO - D.I. YOGYAKARTA

Jembatan Kabanaran berada di pesisir Selatan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulonprogo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, diresmikan Presi...