Sabtu, 25 Februari 2017
AIR TERJUN SILUWOK SAMIGALUH KAB.KULONPROGO - D.I. YOGYAKARTA
Rabu, 22 Februari 2017
MESJID AGENG KARATON SURAKARTA HADININGRAT KOTA SURAKARTA - JAWA TENGAH
Pembangunan masjid ini tidak terlepas dari peran penting yang dipegang oleh seorang raja pada saat itu. Ketika itu, raja tidak hanya menjadi pemangku kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan, tapi juga sebagai penyiar agama. Selain itu, pemilihan lokasi masjid yang dekat dengan keraton terinspirasi dari Masjid Agung Demak yang juga dibangun di dekat keraton dan alun-alun keraton.
Berdiri di atas lahan seluas hampir 1 ha, bangunan utama masjid yang berukuran 34,2 meter x 33,5 meter mampu menampung sekitar 2.000 jamaah. Sepanjang perjalanannya, masjid ini telah melalui beberapa penambahan dan renovasi.

Bangunan yang pertama dibuat adalah bagian utama masjid. Penambahan pertama dilakukan oleh Pakubuwono IV, yang memberikan kubah di bagian atas masjid. Tidak seperti kubah pada umumnya yang bergaya Timur Tengah, kubah pada masjid ini bergaya Jawa. Bentuknya menyerupai paku bumi.
Penambahan berikutnya dilakukan oleh Pakubuwono X. Pakubuwono membangun sebuah menara di sekitar masjid serta sebuah jam matahari untuk menentukan waktu solat. Pintu masuk masjid pun mengalami perubahan pada masa Pakubuwono X. Pintu bercorak gapuran bangunan Jawa beratap limasan diganti menjadi bercorak Timur Tengah – terdiri dari tiga pintu, dengan pintu yang berada di tengah lebih luas dari kedua pintu yang mengapitnya.
Sementara, Pakubuwono XIII membangun kolam yang mengitari bangunan utama masjid. Pembangunan kolam ini dimaksudkan agar setiap orang yang akan masuk ke dalam masjid dalam keadaan bersih. Tapi, karena berbagai alasan, kolam ini tidak lagi difungsikan. Selain itu, Pakubuwono XIII juga membangun ruang keputren dan serambi di bagian depan.
Penambahan terakhir dilakukan oleh Pemerintah Surakarta. Masih di area masjid, ditambahkan beberapa bangunan dengan fungsi berbeda. Ada perpustakaan, kantor pengelola, dan poliklinik.
Pada masa lalu, pengurus masjid ini merupakan anggota abdi dalem keraton. Setiap pengurus diharuskan terlebih dahulu menuntut ilmu di Madrasah Mam Ba’ul ‘Ulum – yang terletak di antara masjid dengan Pasar Klewer. Tapi kini, hanya kepala pengurus masjid yang menjadi abdi dalem keraton – dengan gelar Tafsir Anom. Sementara, Madrasah Mam Ba’ul ‘Ulum dikelola oleh Departemen Agama dan dijadikan pendidikan untuk masyarakat umum.
Masih di sekitar masjid, tepatnya di sebelah utara, terdapat sebuah pemukiman yang bernama Kampung Gedung Selirang. Pemukiman ini sengaja dibangun untuk tempat tinggal para pengurus masjid.
Sampai saat ini, Masjid Agung Surakarta masih menjadi pusat tradisi Islam di Keraton Surakarta. Masjid ini masih menjadi tempat penyelenggaraan berbagai ritual yang terkait dengan agama, seperti sekaten dan maulud nabi, yang salah satu rangkaian acaranya adalah pembagian 1.000 serabi dari raja kepada masyarakat.
Selasa, 14 Februari 2017
TELUK LOVE KABUPATEN JEMBER - JAWA TIMUR
PANTAI NELAYAN PUGER KABUPATEN JEMBER - JAWA TIMUR
Bagi fotografer mengambil foto-foto nelayan yang sedang merapatkan perahunya dan menurunkan hasil tangkapan ikannya adalah sudut foto yang menari untuk diambil. Perahu Madura yang warna warni catnya di timpa matahari yang bersinar terik dan langit biru menghasilkan foto-foto yang kontras.
Aktivitas nelayan mulai menjemur dan melipat jaring ikan, menurunkan muatan ikan sampai aktvitas menggotong hasil tangkapannya.
Bagi ibu-ibu yang suka membikin sambal terasi buat keluarganya , membeli terasi di Puger akan mendapatkan terasi asli dari udang apabila intar memilihnya. Terasi Puger yang asli dari udang banyak sekali bintik-bintik hitamnya. Harganya satu ons bisa Rp 10.000 apabila benar-benar yang asli udang.
Penjual ikan di Pasar Pelelangan Ikan Puger juga agak unik cara menjualnya dengan cara dikemas keranjang kecil dan djual secara acungan ala kaki lima. Ikan-ikan segar yang jarang ditemui di kota besar bisa dibeli disini dengan harga miring sekitar Rp 20.000 untuk ikan siap bakar dan udang sekitar Rp 30.000 serta cumi ukuran besar-besar juga Rp 30.000 an per kilogram.
MASJID AGUNG AL-AQSHO KABUPATEN KLATEN - JAWA TENGAH
KAMPUNG COKLAT KABUPATEN BLITAR - JAWA TIMUR
Senin, 13 Februari 2017
MONUMEN PANCASILA JAYA LUBANG BUAYA CEMETUK KABUPATEN BANYUWANGI - JAWA TIMUR

JEMBATAN KABANARAN KABUPATEN BANTUL DAN KABUPATEN KULONPROGO - D.I. YOGYAKARTA
Jembatan Kabanaran berada di pesisir Selatan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulonprogo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, diresmikan Presi...
-
JELAJAH RUTE GERILYA PANGLIMA BESAR JENDERAL SOEDIRMAN Oleh : Firdaus Ubaidillah Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasadku, t...
-
Perjalanan Malang-Lumajang ini sebenarnya sudah lama saya lakukan tepatnya tanggal 15 Juli 2009, namun saya ulangi lagi dari arah sebaliknya...
-
Tugu Jogja di persimpangan jalan P. Diponegoro kota Yogyakarta. pada zaman dahulu memiliki ketinggian yang lebih tinggi, sekitar 25 meter d...
























