Rabu, 19 Februari 2025

GERBANG PENDAKIAN GUNUNG LAWU CEMORO SEWU KABUPATEN MAGETAN - JAWA TIMUR

Cemoro Sewu adalah sebuah dusun di Kabupaten Magetan yang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berbatasan dengan provinsi Jawa Tengah. Kawasan Kabupaten Magetan yang berada di kaki Gunung Lawu kaya akan wisata alam seperti danau, air terjun, dll. Kabupaten Magetan memiliki banyak objek wisata alam yang tersebar hampir di 13 kabupaten.   Berkutat dengan kehidupan sehari-hari seperti pergi bekerja, pergi ke sekolah atau kuliah tentunya ada saat di mana kita merasa jenuh atau bosan. Begitu banyak masalah yang kita hadapi tak jarang membuat rasa stres melanda, dan jika sudah seperti itu maka akan bisa mengganggu aktifitas kita sehari-hari, belum lagi penyakit yang bisa datang melanda. Untuk mengatasi hal tersebut, anda bisa meluangikan waktu sejenak untuk melupakan atau meninggalkan segala kesibukan yang anda punya untuk pergi berlibur. Berwisata tidak perlu harus mengeluarkan uang yang banyak atau berlebih, dengan budget yang sedang atau sedikit saja anda sudah bisa menikmati banyak tempat wisata yang seru, contohnya yang ada di Magetan ini. Cemoro Sewu adalah pintu gerbang pendakian untuk menuju ke Gunung Lawu dari jalur Jawa Timur yang lokasinya ada di desa Ngancar, kecamatan Plaosan, kabupaten Magetan pada ketinggian 1.820 mdpl dan biasanya digunakan untuk para pendaki yang akan 'muncak'. Lokasi pintu pendakian ini berada di jalur jalan provinsi antara Magetan-Solo melalui Tawangmangu. 


Keberadaan lokasi Cemoro Sewu yang termasuk strategis dan bisa dicapai baik dari arah Magetan maupun Solo dengan cukup mudah dan mempunyai jarak sekitar 22 km dari Plaosan atau 42 km dari kota Magetan ke arah Solo. Apalagi proyek pembangynan jalan provinsi telah selesai sehingga membuat aksesibilitas untuk sampai ke lokasi obyek wisata menjadi lebih mudah. Untuk melakukan perjalanan menuju ke puncak Gunung Lawu diawali dari pintu gerbang Cemoro Sewu dengan menelusuri jalan setapak yang berbatu yang tertata rapi, dan di sana anda juga bisa menikmati teduhnya pepohonan cemara yang terlihat sepanjang mata memandang yang bisa anda manfaatkan sebagai lokasi untuk duduk-duduk atau bahkan piknik. Lebatnya hutan cemara yang berada di kanan-kiri jalur pendakian setelah melewati gerbang pendakian membuat tempat ini dinamakan Cemoro Sewu atau Seribu Cemara. Jenis cemara yang paling banyak di sana adalah cemara gunung dan cemara laut. Bila anda tidak ingin terlalu merasa lelah untuk mendaki ke puncak Gunung Lawu, anda bisa dengan santai menikmati pemandangan yang ada di sekitar Cemoro Sewu yang tentunya tidak kalah menariknya dengan pemandangan saat anda mendaki Gunung Lawu. Dengan membawa tenda, anda juga bisa berkemah bersama keluarga atau teman-teman anda. Sembari merasakan sejuknya hawa pegunungan, anda dapat menikmati bekal makanan yang anda bawa atau persiapkan dari rumah. Karena lokasinya yang menarik untuk dinikmati, banyak sekali muda-mudi yang memanfaatkan tempat ini untuk sekedar nongkrong, berfoto-foto ria ataupun berkencan dengan pasangan mereka. Fasilitas di Cemoro Sewu Walaupun tidak banyak fasilitas-fasilitas penunjang yang bisa anda nikmati di tempat ini, anda bisa menemukan beberapa fasilitas yang telah disediakan pihak pengelola, seperti di antaranya adalah; - Mushola Berlibur atau berwisata ke suatu tempat sebaiknya tidak membuat kita meninggalkan sholat atau ibadah. Maka dari itu bagi anda yang ingin melaksanakan ibadah sholat di sana telah disediakan mushola yang lumayan nyaman. - Lahan parkir Untuk anda para wisatawan yang membawa kendaraan pribadi, jangan khawatir mengenai tempat parkir karena di obyek wisata ini juga telah disediakan lahan parkir yang memadai untuk menampung kendaraan pengunjung. - Pos istirahat Jika anda kesana berniat untuk mendaki, di Cemoro Sewu anda akan menemui beberapa pos untuk tempat beristirahat entah hanya sekedar duduk-duduk sembari mengatur nafas atau sambil menikmati perbekalan makanan dan minuman yang anda bawa dari rumah. - Toilet umum Salah satu fasilitas penting ini juga telah tersedia di kawasan Cemoro Sewu, jadi bagi anda yang ingin menggunakan kamar mandi tidak perlu lagi harus mencari karena di tempat ini telah ada dua buah toilet yang bisa anda gunakan. Hunting Foto di Cemoro Sewu Bagi anda yang gemar fotografi dan juga wisata alam, datang ke Cemoro Sewu akan memberikan sensasi dan pengalaman tersendiri yang pasti tidak akan anda lupakan. Persiapkan kamera anda, baik kamera dari handphone maupun kamera profesional dari rumah karena anda di sana tidak akan mau melewatkan pemandangan-pemandangan yang indah. Pepohonan cemara gunung dan cemara laut yang ada di sana bisa menjadi target foto yang sangat sempurna, entah anda hanya memfoto pemandangannya saja atau anda juga bisa membuatnya menjadi latar belakang foto anda bersama keluarga atau teman-teman. Jangan lupa untuk anda unggah ke berbagai media sosial agar teman-teman anda tahu bahwa masih banyak tempat wisata menarik di negara kita sendiri. 

  1.  

MASJID AGUNG MAGETAN KABUPATEN MAGETAN - JAWA TIMUR

Masjid Agung Magetan yang bernama Masjid Baitussalam menjadi sebuah Masjid Agung atau Masjid Raya di Kabupaten Magetan yang berlokasi di sebelah barat alun-alun Magetan tepatnya di Jalan Basuki Rahmat Barat Kelurahan Magetan Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Pembangunan masjid megah dengan gaya modern yang dapat kita lihat saat ini merupakan hasil pembangunan ulang yang dilakukan pada tahun 2012 lalu.

Arsitektur Masjid Agung Baitussalam

Peletakan batu pertama untuk proyek rehabilitasi dan pembangunan Masjid Agung Baitussalam dilakukan pada tanggal 24 Februari 2012 oleh Drs. H. Sumantri MM., Bupati Magetan yang menjabat kala itu. Proses Rebilitasi masjid ini mengubah total keseluruhan bangunan Masjid Agung Magetan yang juga sebelumnya berdiri ditempat yang sama.

Bangunan masjid yang lama dirobohkan, kemudian dibangun ulang untuk menciptakan sebuah bangunan dengan model yang lebih modern, karena pada awalnya desain Masjid Agung Baitussalam masih mengadopsi arsitektur bangunan tradisional jawa dengan bentuk joglo dan 1 menara masjid. Kemudian masjid Agung ini dibangun dengan gaya modern, dengan kubah besar di atap masjid seperti masjid-masjid yang ada di Timur Tengah, setelah itu diapit oleh dua menara kembar yang menjulang tinggi.


Masjid Agung Baitussalam Magetan dibangun dengan dua lantai, dibentuk dengan desain mezanin yang mengelilingi ruang sholat utama. Beberapa tiang beton berukuran sangat besar juga turut dibangun untuk menopang struktur pada lantai dua, sekaligus struktur atap bangunannya. Kubah utama masjid ini dibuat dengan sangat besar, mengadopsi contoh masjid yang ada di Timur Tengah pada masa kejayaan Emperium Usmaniyah.

Sisi bagian dalam kubah utama dihiasi dengan lukisan pola-pola gemometris dibalut dengan warna hijau dan kuning cerah yang hampir mendominasi keseluruhan ruangannya. Lukisan-lukisan tersebut membuat suasana didalam masjid terasa sangat megah dan unik.

 

 Keunikan Masjid

Bagian paling megah dan unik dapat kita temukan pada sisi Mihrabnya yang dihiasi dengan keramik berpola geometris dengan ukuran yang lebih kecil sehingga kesan yang didapatkan menjadi sangat indah dan apik. Namun, kemegahan mihrab tersebut tidak lantas membuat mihrab menjadi sangat modern, karena sisi klasik tetap didapatkan dengan penataan ornamen yang rapi.

Pada bagian lantainya digunakan keramik berwarna putih dan coklat, serta sebagai batas saff dibatasi dengan keramik berwarna coklat. Jika dilihat dari dalam, masjid ini akan terasa sangat megah karena pendirian lantai mezanin (lantai 2) dimasjid ini dibuat melingkar dan terlihat sangat mewah dibatasi dengan pagar teralis besi berwarna hitam.

Pada bagian dalam kubah, dibuat ukuran mozaik geometris yang sangat indah saat dipandang. Hiasan mozaik yang seperti ini mungkin bisa kita temukan di Masjid Agung Baitussalam Magetan tersebut.


Pada bagian atas, terdapat 1 buah kubah masjid utama berukuran besar, dan 2 buah kubah berukuran lebih kecil dengna hiasan keramik yang begitu indah, didominasi oleh warna hijau sebagai dasar, dan kuning sebagai sisi mozaiknya.

2 buah menara kembar juga turut dibangun mengapit bangunan utamanya, berdiri dengan badan bersegi delapan, kemudian ada semacam gazebo dibawah puncaknya. Pada bagian puncak dibuat lancip tetapi tetap dengan hiasan mozaik yang sama seperti pada bagian kubahnya. Pada malam hari, dipncak kubah dan puncak menara ada lampu cahaya yang semakin memperindah suasana masjid tersebut.

GERBANG PENDAKIAN GUNUNG LAWU CEMORO SEWU KABUPATEN MAGETAN - JAWA TIMUR

Cemoro Sewu adalah sebuah dusun di Kabupaten Magetan yang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berbatasan dengan provinsi Jawa...