Cemoro Sewu adalah sebuah dusun di Kabupaten Magetan yang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berbatasan dengan provinsi Jawa Tengah. Kawasan Kabupaten Magetan yang berada di kaki Gunung Lawu kaya akan wisata alam seperti danau, air terjun, dll. Kabupaten Magetan memiliki banyak objek wisata alam yang tersebar hampir di 13 kabupaten. Berkutat dengan kehidupan sehari-hari seperti pergi bekerja, pergi ke sekolah atau kuliah tentunya ada saat di mana kita merasa jenuh atau bosan. Begitu banyak masalah yang kita hadapi tak jarang membuat rasa stres melanda, dan jika sudah seperti itu maka akan bisa mengganggu aktifitas kita sehari-hari, belum lagi penyakit yang bisa datang melanda. Untuk mengatasi hal tersebut, anda bisa meluangikan waktu sejenak untuk melupakan atau meninggalkan segala kesibukan yang anda punya untuk pergi berlibur. Berwisata tidak perlu harus mengeluarkan uang yang banyak atau berlebih, dengan budget yang sedang atau sedikit saja anda sudah bisa menikmati banyak tempat wisata yang seru, contohnya yang ada di Magetan ini. Cemoro Sewu adalah pintu gerbang pendakian untuk menuju ke Gunung Lawu dari jalur Jawa Timur yang lokasinya ada di desa Ngancar, kecamatan Plaosan, kabupaten Magetan pada ketinggian 1.820 mdpl dan biasanya digunakan untuk para pendaki yang akan 'muncak'. Lokasi pintu pendakian ini berada di jalur jalan provinsi antara Magetan-Solo melalui Tawangmangu.
Rabu, 19 Februari 2025
GERBANG PENDAKIAN GUNUNG LAWU CEMORO SEWU KABUPATEN MAGETAN - JAWA TIMUR
MASJID AGUNG MAGETAN KABUPATEN MAGETAN - JAWA TIMUR
Masjid Agung Magetan yang bernama Masjid Baitussalam menjadi sebuah Masjid Agung atau Masjid Raya di Kabupaten Magetan yang berlokasi di sebelah barat alun-alun Magetan tepatnya di Jalan Basuki Rahmat Barat Kelurahan Magetan Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Pembangunan masjid megah dengan gaya modern yang dapat kita lihat saat ini merupakan hasil pembangunan ulang yang dilakukan pada tahun 2012 lalu.
Arsitektur Masjid Agung Baitussalam
Peletakan batu pertama untuk proyek rehabilitasi dan pembangunan Masjid Agung Baitussalam dilakukan pada tanggal 24 Februari 2012 oleh Drs. H. Sumantri MM., Bupati Magetan yang menjabat kala itu. Proses Rebilitasi masjid ini mengubah total keseluruhan bangunan Masjid Agung Magetan yang juga sebelumnya berdiri ditempat yang sama.
Bangunan masjid yang lama dirobohkan, kemudian dibangun ulang untuk menciptakan sebuah bangunan dengan model yang lebih modern, karena pada awalnya desain Masjid Agung Baitussalam masih mengadopsi arsitektur bangunan tradisional jawa dengan bentuk joglo dan 1 menara masjid. Kemudian masjid Agung ini dibangun dengan gaya modern, dengan kubah besar di atap masjid seperti masjid-masjid yang ada di Timur Tengah, setelah itu diapit oleh dua menara kembar yang menjulang tinggi.
Masjid Agung Baitussalam Magetan dibangun dengan dua lantai, dibentuk dengan desain mezanin yang mengelilingi ruang sholat utama. Beberapa tiang beton berukuran sangat besar juga turut dibangun untuk menopang struktur pada lantai dua, sekaligus struktur atap bangunannya. Kubah utama masjid ini dibuat dengan sangat besar, mengadopsi contoh masjid yang ada di Timur Tengah pada masa kejayaan Emperium Usmaniyah.
Sisi bagian dalam kubah utama dihiasi dengan lukisan pola-pola gemometris dibalut dengan warna hijau dan kuning cerah yang hampir mendominasi keseluruhan ruangannya. Lukisan-lukisan tersebut membuat suasana didalam masjid terasa sangat megah dan unik.
Keunikan Masjid
Bagian paling megah dan unik dapat kita temukan pada sisi Mihrabnya yang dihiasi dengan keramik berpola geometris dengan ukuran yang lebih kecil sehingga kesan yang didapatkan menjadi sangat indah dan apik. Namun, kemegahan mihrab tersebut tidak lantas membuat mihrab menjadi sangat modern, karena sisi klasik tetap didapatkan dengan penataan ornamen yang rapi.
Pada bagian lantainya digunakan keramik berwarna putih dan coklat, serta sebagai batas saff dibatasi dengan keramik berwarna coklat. Jika dilihat dari dalam, masjid ini akan terasa sangat megah karena pendirian lantai mezanin (lantai 2) dimasjid ini dibuat melingkar dan terlihat sangat mewah dibatasi dengan pagar teralis besi berwarna hitam.
Pada bagian dalam kubah, dibuat ukuran mozaik geometris yang sangat indah saat dipandang. Hiasan mozaik yang seperti ini mungkin bisa kita temukan di Masjid Agung Baitussalam Magetan tersebut.
Pada bagian atas, terdapat 1 buah kubah masjid utama berukuran besar, dan 2 buah kubah berukuran lebih kecil dengna hiasan keramik yang begitu indah, didominasi oleh warna hijau sebagai dasar, dan kuning sebagai sisi mozaiknya.
2 buah menara kembar juga turut dibangun mengapit bangunan utamanya, berdiri dengan badan bersegi delapan, kemudian ada semacam gazebo dibawah puncaknya. Pada bagian puncak dibuat lancip tetapi tetap dengan hiasan mozaik yang sama seperti pada bagian kubahnya. Pada malam hari, dipncak kubah dan puncak menara ada lampu cahaya yang semakin memperindah suasana masjid tersebut.
Minggu, 05 Januari 2025
KOTA WISATA CIBUBUR KABUPATEN BOGOR - JAWA BARAT
Kota Wisata Cibubur mulai dikembangkan pada 1997 berlokasi di kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Hingga saat ini Kota Wisata membangun 45 klaster perumahan dengan desain yang terinspirasi dari eksotika kota-kota besar di dunia di atas lahan seluas 700 hektare. Kota Wisata Cibubur tengah menggarap pengembangan lanjutan seluas 150 hektare yang akan mulai dipasarkan pada 2023. Pada lahan tersebut terdapat peruntukan bagi universitas, tempat wisata, dan area komersial lain guna menambah kelengkapan township Kota Wisata Cibubur.
Kota wisata Cibubur adalah sebuah kawasan hunian yang dikembangkan dengan konsep kota
mandiri modern. Lokasinya ada di Gunung Putri kabupaten Bogor , yang berjarak
sekitar 6 km dari gerbang tol Cibubur. Kawasan ini dikelilingi oleh
berbagai destinasi wisata, seperti Taman Buah Mekarsari, yang menambah
nilai plus bagi penghuni dan pengunjung.
Kota Wisata Cibubur merupakan contoh dari pengembangan kota mandiri yang berkelanjutan, di mana setiap aspek kehidupan diintegrasikan dengan harmonis. Dengan komitmen untuk terus berkembang, Kota Wisata Cibubur menjanjikan masa depan yang cerah bagi penghuninya.
Beberapa landmark Kota Wisata Cibubur antara lain Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Cibubur Timur, Waterpark Atlantis yang merupakan salah satu taman air terbesar di Asia Tenggara, dan Jungleland Adventure Theme Park yang menawarkan berbagai atraksi. Anda tidak akan bosan ketika berada di daerah ini.
Keindahan alam juga menjadi salah satu daya tarik utama Kota Wisata Cibubur. Tempat-tempat seperti Taman Buah Mekarsari, Taman Hutan Kota Cibubur, dan Gunung Pancar menawarkan pemandangan hijau dan asri serta berbagai aktivitas alam.
Fasilitas Kota Wisata Cibubur
Kota Wisata Cibubur menawarkan berbagai fasilitas yang lengkap dan
modern untuk memenuhi kebutuhan penghuninya. Berikut adalah penjelasan
panjang tentang fasilitas yang tersedia di Kota Wisata Cibubur:
- Fasilitas Pendidikan Kota
Wisata Cibubur memiliki fasilitas pendidikan yang berkualitas, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah, baik standar nasional maupun internasional. Hal ini memungkinkan warga untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka tanpa harus pergi jauh dari rumah.
- Fasilitas Kesehatan
Kawasan
ini dilengkapi dengan Rumah Sakit Eka Hospital yang menyediakan layanan
kesehatan lengkap dengan peralatan medis modern dan tenaga medis
profesional. Ini memastikan bahwa warga memiliki akses cepat ke layanan
kesehatan yang memadai.
- Fasilitas Olahraga
Untuk
mendukung gaya hidup sehat, Kota Wisata Cibubur menyediakan berbagai
fasilitas olahraga seperti fitness center, kolam renang anak dan kolam
renang ukuran olympic, arena futsal, tenis, badminton, basket, serta
jogging track.
- Keamanan
Keamanan merupakan prioritas
di Kota Wisata Cibubur. Setiap cluster dilengkapi dengan sistem
keamanan 24 jam dan one gate system untuk memastikan keamanan dan
kenyamanan penghuninya.
- Transportasi Kota
Wisata
Cibubur juga menyediakan layanan transportasi seperti mini bus
transportation airport, taxi pool, serta feeder busway, yang memudahkan
aksesibilitas para penghuni ke berbagai area di Jakarta dan sekitarnya.
- Area Komersial
Kawasan
ini memiliki area komersial yang lengkap, termasuk ATM center, pusat
bisnis, restoran & kafe, pusat perbelanjaan, dan sekolah anak-anak.
Selain itu, ada juga clubhouse dan beragam sarana olahraga seperti sport
center, gym & fitness center, kolam renang serta tennis court.
- Fasilitas Rekreasi
Kota
Wisata Cibubur juga menawarkan berbagai fasilitas rekreasi seperti
Fantasy Island, Food City, dan Sport Club & Spa. Ini memberikan
warga kesempatan untuk bersantai dan menikmati waktu luang mereka dalam
lingkungan yang nyaman dan menyenangkan.
- Aksesibilitas
Keunggulan
lain dari Kota Wisata adalah lokasinya yang sangat strategis, berada di
titik pertemuan antara tiga wilayah yakni Bekasi, Depok dan Bogor.
Aksesibilitas dari dan menuju Kota Wisata pun terbilang mudah, bisa
dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun moda transportasi umum.
- Pengembangan Berkelanjutan
REST AREA 72 A TOL CIPULARANG KABUPATEN PURWAKARTA - JAWA BARAT
Resr Area KM 72 A merupakan rest area yang banyak diminati di Jalan Tol Cipularang (Cikampek-Purwakarta-Padalarang). Dengan berbagai fasilitas dan restoran, area ini nyaman untuk dijadikan tempat beristirahat.. Jalan tol Cipularang dengan panjang 58,50 KM membentang dari Cikampek ke Padalarang. Rest area 72 A adalah salah satu area di Jalan Tol Cipularang dengan luas 13,5 hektare yang bisa menampung 1.000 kendaraan.
- Sate Maranggi khas Sunda
- Soto Surabaya
- Mie Ayam Jamur Pasar Senen
- Es Pisang Hijau Daeng Hasan
- Soto Malang
- Kedai Pecel Lele
- Tahu Aci Selaawi
- Es Krim Uncle Singapore
- Bakwan Malang Bambu Hijau
- Pempek Palembang AMI
- Rodjo Duren
- Sop Ikan Katong
- Lucky Luke Eat n Drink
- Dimsum & Siomay
- Cakwe Galaxy
- Shihlin
Fasilitas di rest area KM 72 A:
1. Pom Bensin
2. Isi Nitrogen dan Tambal Ban
3. Masjid
4. ATM
5. Minimarket
6. Toilet
Sabtu, 07 Desember 2024
MAKAM KARAENG GALESONG KABUPATEN MALANG - JAWA TIMUR
Karaeng Galesong adalah pangeran Kerajaan Gowa putra Hasanudin yang menjadikan wilayah Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur sebagai daerah pertahanannya dan gugur di sana.
Wilayah Ngantang merupakan daerah yang terkurung gunung-gunung ternyata tidak membuat wilayah Malang menjadi tempat yang betul-betul terpencil dan sepi dari manusia. Tercatat sejak masa lalu, bahkan daerah yang cukup bergunung dan jauh seperti Ngantang telah dihuni oleh seorang pangeran dari Gowa (sekarang Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan) yaitu Karaeng Galesong
Bahkan karena terjal dan cukup sulitnya akses ke daerah Ngantang ini, wilayah tersebut malah dijadikan Karaeng Galesong bersama Trunojoyo penguasa asal Madura sebagai benteng terakhir pertahanan mereka. Kedua bangsawan dari wilayah yang berbeda ini saling bekerjasama dalam melawan kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Adipati Anom. Karaeng Galesong sendiri diketahui merupakan menantu dari Trunojoyo.
Karaeng Galesong sendiri merupakan salah satu putra dari Pangeran Hasanudin. Perjalanan jauh yang dilakukannya ke Jawa Timur merupakan akibat dari jatuhnya Kerajaan Gowa ke kekuasaan Belanda pada tahun 1669. Karena kondisi itu dia memilih untuk mencari perlindungan ke wilayah lain dan akhirnya dia mendarat ke sebelah timur pulau Jawa
Di Jawa sendiri, Trunojoyo dan Karaeng Galesong sebenarnya memiliki
wilayah pertahanan di Kediri dan Bangil. Namun desakan dari Kerajaan
Mataram yang dibantu oleh VOC membuat mereka terus tertekan hingga
akhirnya terdesak sampai wilayah Blitar kemudian ke Malang dan pada
akhirnya tertekan hingga sampai di Ngantang, Malang, Jawa Timur.
Dengan keterbatasan prajurit yang mereka miliki, wilayah Ngantang yang cukup terpencil dan tertutup diyakini dapat cukup menahan serangan dari lawan. Karaeng Galesong sendiri juga mundur dari daerah pertahanannya hingga akhirnya bergabung dengan Trunojoyo di Ngantang.
Namun sayangnya pada 21 November 1679, perlawanan yang sengit dari Karaeng Galesong harus berakhir bukan karena hunusan pedang lawan, namun karena penyakit yang dideritanya. Karaeng Galesong kemudian dimakamkan di wilayah pertahanannya di Ngantang dan makamnya hingga sekarang masih terawat.
Meninggalnya Karaeng Galesong menimbulkan sedikit fraksi di barisan pasukan Makassar
yang berada di barisan Trunojoyo. Sebagian memilih untuk kembali ke
Makassar, namun lebih banyak lagi yang tetap bergabung dengan Trunojoyo
untuk melawan Kerajaan Mataram yang dibantu oleh VOC. Walau begitu
karena pasukan yang terus berkurang dan melemah, perjuangan Trunojoyo
akhirnya juga harus berakhir pada tahun 1680.
Jumat, 06 Desember 2024
MONUMEN NASIONAL JAKARTA PUSAT - DKI JAKARTA
Presiden Soekarno pada tahun 1955 membuat
sayembara desain untuk membuat monumen yang mengenang perjuangan
kemerdekaan bangsa Indonesia. Sayembara ini dilakukan dalam dua periode
yakni tahun 1955 dan 1960.
Desain milik Silaban berhasil terpilih pada sayembara pertama, namun pada sayembara selanjutnya tak satupun karya berhasil terpilih. Presiden Soekarno kemudian memutuskan meminta kembali Silaban untuk mendesain ulang Monumen Nasional sesuai dengan konsep pemikirannya yang berbentuk Lingga dan Yoni. Selain Silaban, ada beberapa arsitek lain yang juga terlibat dalam pembangunan Monas yakni R.M. Soedarsono. Monas resmi dibangun pada 17 Agustus 1961 dan mulai dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975.
Monumen
Nasional atau yang populer disebut Monas merupakan monumen peringatan
yang memiliki tinggi 132 meter atau sekitar 433 kaki dan dibangun diarea
seluas 80 Hektar. Monas sendiri memiliki keindahan yang terletak di
bagian puncak tugu karena terdapat lidah api yang dilapisi oleh lembaran
emas yang menggambarkan sebuah semangat perjuangan Bangsa Indonesia
yang menyala-nyala layaknya api.
Tujuan didirikan Monas untuk
mengenang perlawanan dan perjuangan Bangsa Indonesia pada masa revolusi
kemerdekaan 1945, memberikan Bangsa Indonesia inspirasi dan
membangkitkan jiwa semangat patriotisme sebagai generasi penerus bangsa.
HAL MENARIK YANG DAPAT DITEMUKAN DI TUGU MONAS JAKARTA
1. Relief Sejarah Indonesia
Relief
sejarah Indonesia yang berbentuk timbul terdapat disekeliling monument.
Relief tersebut menggambarkan sejarah Indonesia mulai dari masa
penjajahan Belanda, perlawanan Rakyat Indonesia hingga mencapai masa
pembangunan Indonesia modern.
2. Ruang Kemerdekaan
Ruang
kemerdekaan berada di bagian dalam cawan monumen yang
berbentuk amphitheater dimana banyak benda yang berlapiskan emas di
ruang tersebut. Di dalam ruangan ini menyimpan simbol kenegaraan dan
kemerdekaan Republik Indonesia, salah satunya adalah naskah asli
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang disimpan didalam kotak kaca dalam
pintu gerbang yang berlapiskan emas.
3. Pelataran Puncak dan Api Kemerdekaan
Pelataran
puncak berada di ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. Terdapat
teropong untuk para pengunjung agar dapat melihat keindahan di seuluruh
penjuru kota Jakarta, salah satunya yakni gedung-gedung pencakar langit.
Di
Puncak Monumen Nasional juga terdapat cawan yang dilapisi emas seberat
50 kilogram dan terdapat lidah api atau obor sebagai simbol semangat
perjuangan Rakyat Indonesia saat meraih kemerdekaan.
Kamis, 25 Juli 2024
MASJID AL-JABBAR KOTA BANDUNG - JAWA BARAT
Masjid Raya Al Jabbar terletak di kecamatan Gedebage kota Bandung berjarak sekitar 2 km tenggara Stasiun Gedebage Bandung. Masjid iini mulai didesain tahun 2015 oleh Ridwan Kamil sebagai Masjid Raya tingkat Pemerintah Daerah Provinsi. Bangunan utama dirancang dengan luas lantai 99 x 99 m2 sesuai angka Asmaul Husna.
Arsitektur Masjid Raya Al Jabbar dirancang dari perpaduan arsitektur modern kontemporer dengan aksentuasi masjid Turki yang dihiasi seni dekoratif khas Jawa Barat. Bangunan utama masjid tidak memisahkan dinding, atap, dan kubah, melainkan hasil peleburan ketiganya menjadi satu bentuk setengah bola raksasa.
Ketiga sisi bangunan masjid dikelilingi sebuah danau besar yang, ibarat cermin, merefleksikan masjid menjadi berbentuk bulat utuh. Pada malam hari, kerlip tata cahaya menambah keindahan masjid. Selain keindahan, danau memiliki fungsi penting lain; sebagai retensi banjir sekaligus penyimpan air. Semua hal tersebut memang direncanakan dengan sangat seksama oleh sang arsitek, Mochamad Ridwan Kamil.Usulan pendirian masjid didasari beberapa alasan. Pertama, Jawa Barat sebagai sebuah provinsi belum memiliki Masjid Raya tingkat Pemerintah Daerah Provinsi. Kedua, Jawa Barat adalah sebuah provinsi dengan jumlah penduduk pemeluk agama Islam terbanyak di Indonesia. Ketiga, Jawa Barat juga memerlukan masjid besar yang dapat membanggakan warganya.Luas dan tingginya lantai salat dihiasi 27 relung terbuat dari relief tembaga yang ditempa dengan halus oleh tangan-tangan terampil para perajin yang sangat tekun. Relief berupa motif batik ini mewakili tiap kota dan kabupaten yang sekaligus mengekspresikan kekayaan seni masyarakat Jawa Barat. Lantai di bawah mezanin diterangi lampu kuningan karya perajin Gentur, Cianjur, dengan warna keemasannya yang mampu memberi rasa mewah. Di bagian dinding sisi barat, terdapat mihrab yang terhubung hingga mahkota di pucuk langit-langit yang melambangkan bahwa hanya kepada Allah SWT kita meminta.Keistimewaan lainnya ada pada lantai dasar atau ma’rodh yang berisi museum sejarah Rasulullah SAW, sejarah perkembangan Islam di tanah air, dan sejarah Islam di Jawa Barat. Hal ini menjadikan Masjid Raya Al Jabbar sebagai satu-satunya masjid di Indonesia yang memiliki pusat edukasi berupa museum dengan penggunaan teknologi digital terkini.
Jumat, 12 April 2024
ALUN-ALUN KABUPATEN TULUNGAGUNG - JAWA TIMUR
Alun-alun Kabupaten Tulungagung, atau yang dikenal dengan sebutan “Taman Aloon-aloon" merupakan ikon dari Kabupaten Tulungagung. Taman alun-alun Tulungagung ini dulunya bernama “Taman Kusuma Wicitra”, namun sekarang taman ini berubah nama menjadi “Taman Aloon-Aloon".
Hampir setiap hari libur atau weekend, Taman Aloon - Aloon ramai pengunjung, pengunjungnyapun beragam dari lansia, dewasa, remaja dan anak-anak. Taman alun-alun ini merupakan standar taman bermain anak - anak dan juga taman olahraga. Aktivitas-aktivitas di Taman Aloon - aloon ini cukup beragam, sekedar santai, atau sedang melakukan aktivitas lain seperti olah raga, bermain, belajar atau pun berlatih sesuatu.
Kamis, 14 Maret 2024
MONUMEN OPERASI LINTAS LAUT JAWA-BALI, KABUPATEN JEMBRANA - BALI
Monumen Lintas Laut Jawa-Bali terletak di Cekik Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana Bali, tepatnya sekitar 3 km timur pelabuhan penyeberangan Gilimanuk. Di monumen ini terdapat informasi bahwa pertempuran laut ini terjadi di Selat Bali yang dipimpin oleh Kapten Markadi dan di dalam monument ini tertulis setidaknya 290 nama para pejuang pasukan Markadi.Beberapa diantaranya merupakan para pejuang pemuda dari Bali. Tempat monumennya sangat startegis, berada di pinggir jalan Gilimanuk-Denpasar.
GERBANG PENDAKIAN GUNUNG LAWU CEMORO SEWU KABUPATEN MAGETAN - JAWA TIMUR
Cemoro Sewu adalah sebuah dusun di Kabupaten Magetan yang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang berbatasan dengan provinsi Jawa...

-
JELAJAH RUTE GERILYA PANGLIMA BESAR JENDERAL SOEDIRMAN Oleh : Firdaus Ubaidillah Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasadku, t...
-
Perjalanan Malang-Lumajang ini sebenarnya sudah lama saya lakukan tepatnya tanggal 15 Juli 2009, namun saya ulangi lagi dari arah sebaliknya...
-
JEMBATAN SURAMADU. Jembatan Suramadu adalah jembatan Terpanjang di Indoneia dengan panjang 5.438 m. Kalau dilihat dari foto foto memang...